Profil Bandung Command Center

Bandung Juara

Bandung Command Center merupakan salah satu ikon smart city di Kota Bandung. Dilengkapi dengan teknologi yang canggih, operasional Bandung Command Center ditujukan untuk menyempurnakan pelayanan publik dari Pemerintah Kota Bandung kepada masyarakat. Dibangun sejak tahun 2014 dan resmi beroperasi pada tanggal 19 Januari 2015, Bandung Command Center menjadi salah satu inovasi Pemerintah Kota Bandung dalam hal pelayanan public. Selain itu, Bandung Command Center juga merupakan salah satu kunci penting dalam upaya Pemerintah Kota Bandung untuk mewujudkan Bandung Smart City

Fungsi Bandung Command Center

 

Bandung Command Center memiliki dua fungsi utama, yaitu untuk menyempurnakan pelayanan publik ke luar, dan untuk mempermudah pelayanan ke dalam, yakni dalam hal manajemen pengambilan keputusan (decision support system).

 

Untuk pelayanan publik, ada tiga fasilitas unggulan yang dimiliki oleh Bandung Command Center, yaitu LAPOR! (Layanan Aplikasi dan Pengaduan Online Rakyat), NTPD 112 dan aplikasi berbasis android Panic Button. Adapun sebagai Decision Support System, Bandung Command Center menyediakan berbagai macam informasi yang dihimpun dari beragam aplikasi yang dimiliki oleh Kota Bandung. Untuk mendukung pengambilan keputusan terkait pendapatan kota misalnya, tersedia informasi dalam bentuk dashboard Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung. Untuk pengambilan keputusan terkait infrastruktur, aplikasi Manpro (Manajemen Proyek) yang dikembangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung menyediakan informasi yang dibutuhkan. Untuk pengambilan keputusan terkait pelayanan publik, infografis LAPOR!, hasil pemantauan melalui CCTV dan analisis keluhan masyarakat melalui sosial media dapat menjadi sumber data yang akurat.

 

Terkait dengan fungsi Bandung Command Center sebagai decision support system, Bandung Command Center menyediakan laporan terkait permasalahan kota sebagai bahan instruksi pimpinan di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Laporan tersebut dibuat secara rutin setiap minggu, berdasarkan data pelanggaran, penyimpangan dan pengaduan masyarakat yang dihimpun dari CCTV, LAPOR!, sosial media serta data aplikasi OPD.